Gagasan:
SOLOPOS>kolom Selasa, 31 Juli 2012 08:31 WIB
http://www.solopos.com/2012/07/31/mental-tempe-tata-kelola-kedelai-205915
Oleh:
R. Agus Trihatmoko (AGUSTRI)*
Orang yang minder sering dijuluki
memiliki mental tempe, pemain olah raga yang takut menghadapi lawan dianggap
bermental tempe, pemimpin organisasi yang tidak mampu mengelola organisasi
sering disebut berotak tempe. Tempe dijadikan julukan untuk menilai mental dan
otak seseorang karena tempe terlanjur diindentikan sebagai makanan masyarakat
kelas bawah. Perumpamaan tersebut memang salah kaprah, di mana menganggap orang
yang sering makan tempe intelejensinya tidak cerdas, padahal tempe memiliki
kandungan protein yang tinggi. Kelangkaan kedelai mengingatkan orang tentang
mental tempe, karena kedelai merupakan bahan baku tempe. Sungguh ironis bangsa
agraris kekurangan kedelai untuk membuat tempe.




